Minggu, 31 Mei 2015

Ia Selalu Ada

Kadang hidup ini terasa begitu indah
Ketika keindahan datang rasanya tak ingin segera berlalu
Namun ketika keindahan itu pergi
Dan berganti dengan kepedihan
Ingin rasanya segera berlalu

Apakah selamanya manusia harus bersikap seperti itu terhadap keindahan dan kepedihan
Rasanya tidak adil
Bukankah setiap hari manusia harus merayakan hidup
Namun realita yang terjadi...
Merayakan hidup hanya terjadi ketika keindahan itu menemani manusia
Ketika kepedihan datang, manusia tak lagi merayakan hidup

Merayakan Hidup seharusnya tidak hanya saat kita bersama dengan keindahan
saat kita tertawa, happy, tanpa beban
Tetapi kita juga perlu merayakan hidup saat kita dalam kepedihan
Saat air mata tidak mau berhenti mengalir
Karena dari pengalaman itu kita justru semakin dewasa
Semakin menyadari bahwa IA Selalu Ada